Jumat, 11 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

  Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Kamis, 10 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

  Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Rabu, 09 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

  Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Senin, 07 Maret 2022

Motivasi Diri

 Nama Guru         : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran      : Bimbingan dan Konseling

Kelas             : XI IPS 1, 2, & 3

                   XII IPA 1, 2, & 3

Materi             : Motivasi Diri


Assalamualaikum selamat pagi anak soleh dan sholeha. Semangat kembali mengikuti PJJ dihari ini.. Dipersiapakan segala sesuatu yang diperlukan untuk menunjang pembelajaran nya. Tak bosan selalu ibu ingatkan untuk selalu Istiqomah dalam menjalankan Shalat 5 waktu Sunnah Dhuha dan Muroja'ah nya nak dirumah ... Semoga usaha dan niat kita semua dimudahkan oleh Allah SWT...

Masih dengan situasi yang sama ya nak. Masih belajar dari rumah, semoga itu tidak membuat kalian jadi malas belajar dan mengabaikan tugas dari Bapak/Ibu guru. Selalu tanamkan niat dalam diri kalian dan yakin bahwa tidak ada usaha yang sia-sia. Soo tetap semangat mengikuti PJJ dan ingat jika ada kendala atau kesulitan dalam belajar . Silahkan hubungi wali kelas atau guru BK kalian..

Ungkapan sederhana penuh makna









Jumat, 04 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

 Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Rabu, 02 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

 Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Selasa, 01 Maret 2022

Prinsip Percaya Diri

Nama Guru        : Mitha Aviska, S. Pd

Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling

Materi          : Prinsip Percaya Diri

Tujuan     : Agar Peserta Didik Mampu Meningkatkan Rasa Percaya Diri


Prinsip Percaya Diri

Terdapat lima prinsip utama yang dikemukakan para pakar ilmu jiwa yang harus dipatuhi demi meraih rasa percaya diri, di antaranya sebagai berikut:

1. Prinsip pertama

Tumbuhkanlah dalam diri sendiri mental positif yang mampu mengantarkan Anda menuju kesuksesan. Hal ini berarti Anda dituntut untuk menumpaskan segala mental-mental negatif hingga ke akarnya. Sebab, mental-mental negatif tersebut sangat berpengaruh dalam memicu ke arah kegagalan. Kemampuan apa pun yang telah dimiliki untuk melakukan suatu kesempatan bermanfaat harus dilakukan segera dan jauhkan keraguan. Alhasil, ketika kesuksesan itu datang, maka otomatis rasa kepercayaan diri yang dimiliki akan semakin kuat.

2. Prinsip kedua

Bersikap bijaksana dalam merencanakan target-target kehidupan. Menyesuaikan target dengan kemampuan diri sendiri dan tidak melebihi potensi diri. Hal ini dapat dimulai dengan melakukan aktivitas yang berpotensi menjanjikan kesuksesan. Studi ilmu kejiwaan membuktikan bahwa mayoritas krisis kepercayaan diri muncul karena terjadinya suatu kegagalan yang memicu mereka berasumsi bahwa mereka akan selamanya gagal dan tidak bisa bangkit. Asumsi-asumsi dini tersebut sangatlah tidak tepat dan harus dialihkan dengan mengubah visi pandangan terhadap diri sendiri bahwa sekali gagal bukan berarti akan gagal seterusnya.

3. Prinsip ketiga

Pelajari bagaimana cara bergaul yang baik dengan orang lain. Sebab, hal itu dapat menguatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Jadilah seorang individu yang menyenangkan, yang siap memberikan rasa kasih dan kehangatan. Tebarkan senyum dan kebahagiaan pada lingkungan sekitar, sebab hal itu dapat membawa kesan positif kepada sesama.

4. Prinsip keempat

Penampilan psikis dan fisik berpengaruh dalam membangun rasa percaya diri. Mulai dari intonasi suara, gerakan anggota tubuh, tutur kata, cara bicara, cara duduk, cara berdiri, dan seluruh tingkah laku harus diupayakan selalu tampak elegan dan penuh kesopanan. Seorang individu yang memiliki kepercayaan diri cenderung menjaga penampilannya dengan baik. Selain itu, rasa percaya diri yang dirasakan pada orang yang kurang memperhatikan penampilannya tidak sebesar apabila dibandingkan dengan rasa percaya diri yang dirasakan oleh individu yang penuh vitalitas dan memperhatikan penampilannya.

5. Prinsip kelima

Carilah teman dan relasi sebanyak mungkin. Namun Anda dapat memilih kawan yang dirasa mampu memberikan kepercayaannya. Karena dengan ini rasa percaya diri akan tumbuh dan semakin bertambah kuat. “Individu yang memiliki rasa percaya diri” dan “Individu yang siap memberikan kepercayaannya”, dua karakter tersebut menunjukkan pribadi yang dapat menjadi teman karib yang dapat mengarahkan menuju kesuksesan dalam meraih kepercayaan diri. 

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar

 Nama Guru : Mitha Aviska, S. Pd., Gr Mata Pelajaran : Bimbingan dan Konseling Kelas : XI....